Kepemiminan Dan Manajemen Kunci Keberhasilan Pancasila

Posted by Admin on Tuesday, 8 March 2011 | Opini

Sayidiman Suryohadiprojo

Keberhasilan Pancasila dibuktikan melalui Kegunaannya

Keberhasilan Pancasila hanya akan tercapai kalau Pancasila menjadi kenyataan dalam kehidupan bangsa. Selama Pancasila hanya wacana, teori atau omongan belaka ia tidak akan mungkin menjadi keberhasilan. Baik keberhasilan yang diakui masyarakat umat manusia maupun masyarakat Indonesia sendiri.

Menjadikan Pancasila satu kenyataan perlu untuk membuktikan kegunaannya bagi Rakyat Indonesia. Dengan begitu Rakyat tidak hanya yakin kepada kebenaran Pancasila karena diwariskan oleh para Pendidi Bangsa, tetapi juga karena hidup dengan dasar Pancasila memberikan kebahagiaan kepada Rakyat..

Sekali gus kuatnya keyakinan Rakyat Indonesia akan kebenaran Pancasila merupakan rintangan amat berat bagi pihak-pihak yang mau menggantikan Pancasila dengan ideologi mereka, baik itu individualisme-liberalisme, radikal Islam atau pandangan hidup mana pun.

Untuk menjadikan Pancasila kenyataan dalam kehidupan bangsa Indonesia Konstitusi sebagai satu tonggak kehidupan bangsa harus sepenuhnya mengekspresikan nilai-nilai Pancasila. Berarti UUD 1945 hasil amandemen harus kembali ke UUD 1945 yang asli,

Kalau UUD 1945 memerlukan penyesuaian dengan perkembangan zaman, maka diberikan addendum kepada konstitusi itu, tetapi tidak dengan melakukan amandemen.

Dengan berlakunya kembali UUD 1945 yang asli, MPR kembali menjadi lembaga negara tertinggi yang mengejawantahkan Kedaulatan Rakyat. MPR akan terdiri dari anggota yang terpilih dalam Pemilu oleh Rakyat maupun anggota yang ditetapkan untuk mewakili Golongan dan Daerah.

MPR akan memilih Presiden dan Wakil Presiden RI. Juga akan menetapkan Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia bagaimana negara dan bangsa kita akan menempuh masa depan dalam mengimplementasikan Konstitusi. Dan memberikan Mandat kepada Presidem RI untuk mengimplementasikan GBHN.

Kemudian yang amat urgen adalah membangun Ekonomi Nasional yang benar-benar meningkatkan kesejahteraan Rakyat. Sudah terlalu lama Pemerintah RI kurang memperhatikan kesejahteraan Rakyat banyak, khususnya kurang berhasil mengurangi kemiskinan. Sekarang pembangunan Ekonomi harus betul-betul diabdikan keswejahteraan Rakyat. sehingga secara radikal mengurangi jumlah rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung pada penghasilan mayoritas rakyat dan tidak malahan melebarkan kesenjangan antara orang kaya yang sekarang menjadi makin kaya dan orang miskin yang tak kunjung meningkat penghasilannya. Sebaliknya pertumbuhan ekonomi malahan makin menghilangkan kesenjangan antara kaya dan miskin.

Pertumbuhan ekonomi harus menciptakan kesempatan kerja yang makin banyak bagi rakyat yang dengan begitu juga menimbulkan penghasilan lebih baik bagi mereka. Lapangan kerja yang makin terbuka luas dicapai melalui perkembangan Usaha Kecil Menengah dan Usaha Besar, baik BUMN maupun swasta. Khususnya Usaha Kecil dan Menengah akan dapat menyediakan lapangan kerja banyak, sebagaimana terbukti di negara lain dan di Indonesia sendiri.

Perluasan pembangunan Infrastruktur di berbagai bidang, seperti Jalan Darat, Jalan KA, pelabuhan, pembangkit listrik dan lainnya sangat penting untuk berkembangnya ekonomi di segala bidang dan juga amat penting untuk penyediaan kesempatan kerja. Sebab itu Pemerintah RI di Pusat dan Daerah harus memberikan perhatian besar untuk itu.

Indonesia dengan daratan luas dan tanah pertanian subur serta juga lautan yang lebih luas yang kaya dengan ikan dan lainnya, harus membangun Pertanian dan Perikanan jauh lebih luas dari yang sekarang dilakukan.. Hal ini akan sekali gus menjadi faktor penting dalam menjaga Ketahanan Pangan kita.

Alam Indonesia yang dikaruniai potensi yang aneka ragam dan berharga harus dimanfaatkan untuk menciptakan Nilai Tambah yang tinggi. Untuk itu dibangun dan dikembangkan industri di berbagai bidang. Dengan begitu segala karunia Tuhan yang dilimpagkan kepada bangsa Indonesia memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk bangsa. Hal ini selain membuat Indonesia makin maju berproduksi, juga menambah kesempatan kerja yang tidak sedikit. Dengan begitu juga menambah penghasilan Rakyat banyak. Tidak boleh ada orang yang berpikir dan bicara tentang de-industrialisasi atau tiadanya industri di Indonesia . Sebaliknya malahan industri harus makin berkembang luas di setiap sudut Tanah Air. .

Perkembangan Ekonomi demikian membuat Rakyat hidup nyaman dan tenteram. Rasa nyaman dan tenteram itu diperkuat dengan penegakan Hukum secara tegas, khususnya dilakukan pemberantasan Korupsi yang amat menodai kehidupan bangsa.

Masyarakat makin merasakan adanya keadilan dalam kehidupan bangsa. Itu memungkinkan dan memperkuat usaha untuk. kembali hidup dalam Gotong Royong di seluruh Tanah Air, sebagaimana terjadi di masa lalu dan memberikan kesejahteraan batin yang tinggi nilainya.

Maka Pancasila betul-betul dirasakan kegunaannya oleh Rakyat Indonesia yang 230 juta banyaknya.

 

Kepemimpinan

Akan tetapi hal itu tidak mungkin terjadi dengan sendirinya. Apalagi kita sekarang diliputi keadaan yang serba ruwet. Keadaan itu hanya dapat diwujudkan kalau ada Kepemimpinan yang sesuai di berbagai bidang dan lapisan masyarakat, khususnya Kepemimpinan Nasional yang memimpin Bangsa dan Negara.

Diperlukan Kepemimpinan, yang yakin kepada kebenaran Pancasila dan berniat kuat menjadikannya kenyataan.. Yang menunjukkan arah dan jalan serta memotivasi masyarakat mewujudkan tujuan bangsa. Orang yang kuat karakternya dan percaya diri sehingga menimbulkan kepercayaan masyarakat serta membangkitkan optimisme tentang masa depan bangsa.dengan Pancasila sebagai Dasar Negara

Kepemimpinan Nasional yang kuat karakternya menggairahkan semangat perjuangan rakyat yang yakin bahwa kepentingan mereka sungguh-sungguh diperhatikan. Terwujud kegiatan politik yang diabdikan kepada kepentingan rakyat, bebas dari segala etika berantakan ketika kaum politik tidak tahan terhadap kuatnya pengaruh individualisme-liberalisme yang dibawa Reformasi.

Kepemimpinan yang mampu menghadapi dunia luar secara arif bijaksana serta sikap kuat membela kepentingan bangsa. Dengan sikap patriotik pandai mencari jalan dan cara untuk memanfaatkan keunggulan pihak asing guna memajukan bangsa sendiri, tetapi juga pandai dan tegas melawan pihak asing yang merugikan Indonesia. Tidak mudah diiming-iming dan di-intimidasi pihak asing, sekalipun merupakan negara adikuasa.

Kepemimpinan yang cakap membangun sistem kenegaraan dengan landasan Pancasila. Sesuai dengan nilai-nilai yang dibawa Pancasila maka sistem kenegaraan itu menjunjung tinggi Harmoni antara semua aspek kehidupan bangsa. Harmoni antara kepentingan Individu dan kepentingan Masyarakat, antara Perorangan dan Keluarga, antara Pusat dan Daerah, antara Bagian dan Keseluruhan. Harmoni yang menghasilkan hidup dalam Kebersamaan dan Keselarasan.

Dalam sistem kenegaraan itu menjadikan Demokrasi pillar penting, Demokrasi sesuai pandangan Pancasila, yaitu Demokrasi Politik-Demokrasi Ekonomi-Demokrasi Sosial.

Dalam Demokrasi Politik mengutamakan keterwakilan semua unsur bangsa Indonesia dan tidak hanya warga negara yang terpilih melalui Pemilihan Umum. Dengan begitu dikemukakan dan diperhatikan pendapat dan kehendak seluruh Bangsa.

Dalam Demokrasi Ekonomi mengutamakan kesejahteraan lahir batin umumnya dengan usaha yang makin meningkatkan penghasilan Rakyat seluruhnya dan menghilangkan kesenjangan lebar antara Rakyat kaya dan miskin, demikian pula kesenjangan dalam kesejahteraan Daerah-Daerah di Indonesia.

Demokrasi Sosial yang menghargai dan menghormati berbagai pikiran-perasaan-kepercayaan yang hidup dalam masyarakat Indonesia serta menghargai perkembangan sikap Gotong Royong dalam masyarakat menghasilkan Tata Tenteram Karta Raharja/

Kepemimpinan yang tegas sikapnya dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi untuk mengakhiri sejarah Indonesia sebagai bangsa paling korup di dunia. Penegakan Hukum dan pelaksanaan Pengadilan yang oleh Rakyat benar-benar dirasakan menghasillan Keadilan. Pemberantasan korupsi dilandasi tumbuhnya nilai masyarakat seperti budaya malu, budaya salah dan solidaritas sosial.

Kepemimpinan yang sadar akan pentingnya penyelenggaraan pendidikan bermutu, yang membangun karakter bangsa yang kuat dan menciptakan kemampuan anak bangsa agar cerdas dan cakap hidup dalam Abad 21. Pendidikan ini dilaksanakan melalui Pendidikan dalam Keluarga, Pendidikan di Sekolah dan Pendidikan dalam Masyarakat.

Kepemimpinan Nasional yang menyadari dan mengusahakan menjadi Tauladan yang memotivasi segenap kepemimpinan di Daerah serta berbagai bidang dan lapisan masyarakat untuk berbuat sesuai dengan Tauladan itu sehingga seluruh bangsa bergerak untuk kemajuan Indonesia.

 

Manajemen

Kepemimpinan perlu diperkuat oleh kemampuan Manajemen yang efektif serta se-efisien mungkin. Lebih baik kalau orang yang menjalankan Kepemimpinan juga mampu menjalankan Manajemen yang efektif. Kalau tidak maka ia harus memilih pembantu-pembantu yang cakap menjalankan manajemen.

Dengan Manajemen yang baik perlu dilakukan di seluruh organisasi Negara, baik itu badan Pemerintah maupun Swasta, di Pusat dan Daerah. Kepemimpinan memberi manfaat maksimal kalau segala hal yang ditentukannya juga di-implementasi sebaik-baiknya. Cara bekerja yang mengejar hasil terbaik dan bermutu harus menjiwai semua anggota badan dan organisasi, baik yang jadi pimpinan maupun anggota biasa. Harus kita sadari bahwa dewasa ini salah satu kelemahan bangsa Indonesia adalah pelaksanaan Manajemen yang serba lemah, sehingga banyak sasaran tidak tercapai sebagaimana mestinya dan terjadi pemborosan sumberdaya dan waktu secara luas.

Satu kewajiban Manajemen yang urgen adalah terwujudnya aparat bagi Kepemimpinan untuk mengimplementasikan segala keputusan dengan hasil maksimal. Khusunya melakukan perbaikan Birokrasi Pemerintah agar efektif menyelenggarakan segala pengabdian untuk kepentingan Rakyat dan dengan pemakaian sumberdaya dan dana sesedikit mungkin. .

Untuk itu perlu Birokrasi yang ada diperbaiki dengan sungguh-sungguh. Perlu dibuat Sistem Personil yang dilandasi merit system untuk memperoleh orang-orang terbaik menduduki brbagai jabatan Birokrasi Pemerintah Pusat dan Daerah. Baik secara intelektual, moral-mental dan teknis, khususnya semangatnya mengabdi masyarakat.

Juga amat penting adalah kemampuan Manajemen membangun dana yang memadai untuk membiayai perjuangan bangsa. Berkurangnya Korupsi dan Birokrasi yang efektif – efisien dapat menjadikan banyak dana yang tadinya hilang, diubah menjadi tabungan pemerintah yang digunakan secara produktif. Perkiraan bahwa sekitar 30 prosen atau lebih dari Anggaran Negara hilang karena korupsi, menunjukkan pentingnya pemberantasa korupsi dari sudut dana pembangunan. Demikian pula perilaku Birokrasi dan berbagai instansi Negara lainnya, seperti DPR, yang tanpa malu-malu menggunakan uang negara untuk pengeluaran yang tidak bermanfaat, seperti melakukan Studi Banding di luar negeri, telah menghambur-hamburkan uang negara tanpa guna. Diakhirinya perilaku demikian juga memperkuat kemampuan pembiayaan perjuangan. .

Namun sumber utama dana perjuangan adalah politik perpajakan yang arif-cerdas dan diimplementasikan secara efektif. Namun harus selalu dijaga dengan baik bahwa pemungutan pajak benar-benar digunakan untuk pembangunan negara dan bangsa dan tidak hanya menguntungkan kepentingan golongan kecil bangsa. Rakyat harus yakin bahwa pembayaran pajak benar-benar bermanfaat bagi Bangsa.

Selain itu diusahakan agar seluruh bangsa lebih cinta dan percaya pada bansga sendiri dan bersedia untuk sejauh mungkin menggunakan hasil produksi dalam negeri untuk berbagai keperluannya. Itu akan menghemat valuta asing.

Hasil produksi dalam negeri yang lebih laku dalam masyarakat memperkuat dunia usaha nasional, baik Usaha Kecil-Menengah-Besar. Masyarakat Indeonesia dengan penduduk 230 juta orang dan dengan berbagai organisasi Pemerintah dan Swasta, di Pusat dan Daerah menjadi Pasar yang penting bagi hasil produksi dalam negeri. Sedangkan tumbuhnya usaha di semua tingkat akan memperluas perolehan pajak

Namun besarnya jumlah keperluan dana, seperti untuk pengadaan infrastruktur , pembangunan TNI dan Polisi, pelaksanaan pendidikan bermutu dan lainnya, mengharuskan Kepemimpinan Nasional berpikir kreatif dan berani untuk menyediakan dana yang memadai .

Bangsa Indonesia memerlukan perluasan infrastruktur yang banyak sekali. Ini penting untuk peningkatan produksi tetapi juga untuk kemudahan dan kenyaman hidup Rakyat banyak. Kita masih amat banyak memerlukan tenaga listrik, demikian pula perlu jalan darat dan peningkatan jasa Kereta Api yang lebih bermutu dan jauh lebih banyak. Juga perlu lebih banyak pelabuhan laut dan perikanan, bandar udara guna membangun transportasi laut dan udara untuk negara kepulauan terbesar di dunia.

Ini semua memerlukan dana pembangunan yang tidak sedikit. Inilah menjadi tantangan terhadap mutu Kepemimpinan dan Manajemen Indonesia. di masa kini dan masa depan.

Bangsa Indonesia juga perlu menyelenggarakan Pendidikan yang jauh lebih luas dan lebih bermutu. Boleh dikatakan bahwa masa depan bangsa banyak ditentukan oleh keberhasilan melakukan Pendidikan bermutu. Rakyat harus dibebaskan dari pembiayaan Pendidikan Dasar dan kemudian juga Pendidikan Menengah serta Pendidikan Tinggi. Untuk Rakyat yang berbakat tinggi tapi kurang mampu harus tersedia kemampuan mengembangkan bakatnya setinggi-tingginya. Di Indonesia harus berkembang segala macam pendidikan untuk menegmbangkan berbagai kemampuan yang diperlukan dalam kehidupan umat manusia Abad ke-21. Pendidikan kemudian dihubungkan dengan kegiatan Riset yang luas di berbagai bidang kehidupan.Pendidikan demikian memerlukan penyediaan dana yang tidak sedkit.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan berada di satu Posisi Silang Dunia, Indonesia perlu mempunyai kekuatan TNI yang harmonis di Darat-Laut-Udara pada tingkat kekuatan tertinggi. Ini juga memerlukan dana pembangunan yang tidak sedikit mengingat makin mahalnya Sistem Senjata Teknologi sekalipun terjadi perkembangan teknologi dunia yang hebat.

Serupa berlaku bagi Kepolisian RI yang harus selalu memelihara kemampuan sesuai dengan peningkatan berbagai perkembangan kriminal di dalam dan luar negeri.

Kepemimpinan dan Manajemen yang bermutu akan dapat membawa Negara dan Bangsa Indonesia langkah demi selangkah berkembang maju dan akan makin terwujud Masyarakat berdasar Pancasila. Masyarakat yang memberikan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin bagi seluruh bangsa Indonesia. Semakin kokoh pula NKRI dari Sabang sampai Merauke.

RAKYAT SEJAHTERA NEGARA KUAT !

 

Jakarta, 8 Maret 2011

RSS feed | Trackback URI

1 Comment »

Comment by agusrwidodo
2011-05-23 21:49:08


assalamu’alaikum wr wb

Pak Sayidiman..semoga dalam lindungan Allah SWT

izinkan saya memberikan komentar pada tulisan bapak

saya sangat prihatin dengan kondisi bangsa indonesia…..saya tidak anti pancasila…..menurut hemat saya panca sila hanya bagus di di luarnya saja…..panca sila…..tidak punya system atau mesin yang bisa menggerakan bangsa ini menjadi bangsa yang besar

untuk itu saya ingin memperkenalkan sebuah system atau mesin yang yang berdaya akbar ( system pertolongan Allah )……yang ada baiknya bapak kerso maos ( mau membaca ) sebagai wawasan baru yang masih tersembunyi, monggo saget klik disini :

http://agusrwidodo.wordpress.com/2011/05/15/syariat-islam-the-standard-requirements-for-muslim-competitiveness-success/

yang mungkin bisa diusaulkan untuk bisa di adopsi….insyaallah system ini insyaallah bisa menggerakan bangsa indonesia menjadi bangsa yang besar yang ditolong Allah dan dirahmati Allah

wassalamu’alaikum wr wb

salam hormat
agusrwidodo

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post