July, 2016 | Sayidiman Suryohadiprojo
Jul 16

Sayidiman Suryohadiprojo Latar Belakang Dunia dan khususnya Asia Timur sedang menghadapi masalah Laut China Selatan yang pelik dan gawat. Tindakan yang salah akan memicu pertikaian besar yang amat membahayakan perdamaian dunia. Latar belakang Masalah Laut China Selatan (LCS) yang pertama harus disebut adalah kekayaan yang dikandung lautan itu . Diperkirakan bahwa dasar LCS mengandung kekayaan minyak sebesar 90 billion barrel dan gas alam sebanyak 110 trilyun cubic feet. Di samping itu, LCS mengandung kekayaan ikan yang besar dan karena letak geografisnya yang strategis, LCS setiap tahun dilalui gerak dagang yang dinilai sebesar 5,3 trilyun dollar AS. Memperhatikan potensi LCS yang sekaya itu dengan sendirinya negara-negara yang mempunyai pantai di LCS menjaga agar dapat memperoleh manfaat yang sepadan. Dan negara-negara yang berkepentingan atas perdagangan internasionalnya mengusahakan adanya navigasi bebas di LCS sebagaimana ditentukan dalam UNCLOS ( United Nations Convention on the Law of the Sea). Bahkan AS yang letaknya cukup read more .....

Jul 16
SWASEMBADA PANGAN
Admin | 07 16th, 2016 | Opini | No Comments »

Sayidiman Suryohadiprojo Pemerintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencanangkan untuk mewujudkan Swasembada dan Ketahanan Pangan. Sebenarnya masalah swasembada pangan sudah sejak lama dibicarakan dan diusahakan di Indonesia. Jelas sekali pada permulaan Orde Baru, berarti tahun 1966, hal itu sudah mencuat. Indonesia pada tahun 1970-an merupakan negara pengimpor beras dalam jumlah besar. Setiap tahun harus didatangkan beras dari berbagai negara, termasuk AS, Jepang, Thailand, yang dengan sendirinya makan biaya nasional tidak sedikit. Hal ini sebetulnya amat memalukan, karena Indonesia mempunyai wilayah daratan yang luas dan banyak bagiannya adalah tanah subur. Sedangkan Jepang dan Korea yang hanya maksimum 30% daratannya dapat ditanami, tidak pernah mengimpor beras, malahan mungkin mengekspor. Maka waktu itu dipikirkan bagaimana mengatasi kelemahan demikian yang menunjukkan rendahnya ketahanan pangan Indonesia yang mempengaruhi ketahanan nasional secara negatif . Kemudian disadari bahwa pangan bukanlah hanya beras. Itu perlu read more .....