Feb 20

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo Jakarta 20 Februari 2002 Pendahuluan Kebangkitan Islam yang sedang terjadi adalah satu fenomena yang erat hubungannya dengan perkembangan umat manusia. Di masa lalu dari abad ke 7 hingga abad ke 19 Masehi, Islam serta peradaban yang dibentuknya mempunyai pengaruh yang tidak sedikit terhadap perkembangan umat manusia, termasuk tumbuhnya dunia Barat sebagai kekuatan yang menguasai dunia sejak abad ke 17 hingga sekarang. Pengaruh itu antara lain terlihat dalam Renaissance yang merupakan kebangkitan Eropa Barat dari Masa Kegelapan dan menjadi permulaan dari pertumbuhan peradaban Barat. Akan tetapi sejak akhir abad ke 19 Islam mengalami gelombang surut ketika dunia Barat justru mencapai puncak perkembangannya. Pada waktu itu seakan-akan Islam sama sekali tidak ada artinya dalam kehidupan umat manusia. Bahkan Islam disamakan dengan keterbelakangan dan kemelaratan. Sebaliknya Barat mendominasi seluruh umat manusia, terutama karena penguasaannya atas ilmu pengetahuan dan teknologi. Barat pada waktu itu read more .....

Feb 19

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo Jakarta 19 Februari 2002 PENDAHULUAN Ketika Krisis Moneter pada tahun 1997 memukul Indonesia dan membuat bangsa Indonesia terpelanting dari posisi yang cukup lumayan dalam arena internasional kembali ke tempat yang penuh penderitaan dan kemiskinan, kita diingatkan betapa lemah dan rawan keadaan kita. Pukulan ekonomi menimbulkan dampak politik yang tidak sederhana. Berkembang berbagai perubahan yang tidak diduga sebelumnya. Ada yang menguntungkan seperti terjadinya Reformasi dan berakhirnya kekuasaan otoriter, tetapi juga ada yang mempersulit kehidupan bangsa seperti timbulnya gejala disintegrasi nasional. Hingga kini belum jelas bagaimana akhir dari proses perubahan itu. Umat manusia belum lepas dari kenyataan bahwa yang lemah menjadi korban yang kuat. Dalam globalisasi persaingan antar-bangsa sangat tajam dan kejam. Pihak lemah adalah bangsa yang kurang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kurang mampu memperoleh dan mengendalikan informasi dan kurang dapat membangun kemampuan ekonomi yang kuat read more .....

Dec 9

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo PENDAHULUAN Sejak mendirikan Tamansiswa Ki Hadjar Dewantara menggunakan Kebudayaan dan Pendidikan sebagai sarana utama berpartisipasi dalam perjuangan nasional untuk mencapai kemerdekaan bangsa. Dengan landasan itu Tamansiswa berhasil sangat positif dalam mempersiapkan kemerdekaan. Tidak sedikit anggota Tamansiswa yang turut aktif dalam perjuangan kemerdekaan dan memberikan sumbangan yang amat berharga. Memang tidak hanya faktor politik yang dapat digunakan untuk mewujudkan perjuangan nasional. Bahkan faktor kebudayaan dan pendidikan dapat memberikan landasan yang lebih kokoh dan tahan lama serta menghasilkan kepemimpinan sebagaimana dibuktikan dalam sejarah perjuangan Indonesia. Ki Hadjar Dewantara menjadi pemimpin perjuangan nasional dengan landasan itu. Secara tepat beliau kemudian dinobatkan menjadi Bapak Pendidikan Indonesia. Dan perumusan tentang kebudayaan Indonesia yang tercantum dalam UUD Dasar 1945 adalah sesuai dengan konsep pemikiran beliau pula. Oleh sebab itu adalah semestinya kalau read more .....

Dec 9

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo Pendahuluan Perjuangan setiap bangsa mengalami pasang surut, demikian pula perjuangan bangsa Indonesia. Dewasa ini perjuangan bangsa Indonesia sedang dalam tahap surut yang bukan main dalamnya. Di dalam negeri terjadi perpecahan yang cukup gawat, sedangkan dari luar negeri terjadi gangguan dan bahkan ancaman bertubi-tubi sekalipun tidak dalam bentuk fisik murni. Kita mencanangkan perlunya Reformasi di segala bidang kehidupan yang memang sudah lama diperlukan untuk membawa perjuangan bangsa kembali ke jalur yang semestinya untuk mengarah kepada tujuan nasional kita. Namun dalam Reformasi itu tidak selalu kita dapat mengendalikan perkembangan yang terjadi. Sebagaimana jalannya pendulum, kalau sebelum Reformasi letak pendulum terlalu jauh ke kanan akibat kepemimpinan nasional yang terlalu berpegang pada faktor kekuasaan, sekarang dalam Reformasi dan adanya kebebasan pendulum itu bergerak terlalu jauh ke kiri. Seakan-akan kebebasan mengakibatkan kehidupan demokrasi yang kebablasan sehingga juga merugikan read more .....

Dec 9

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo, Let.Jen. TNI (Purn) PENDAHULUAN Penyelenggaraan seminar tentang Pemberdayaan Teknologi dan Industri dalam rangka kemandirian Pertahanan Nasional yang diadakan hari ini sebenarnya sudah harus dilakukan jauh sebelumnya. Kita mengucap syukur bahwa akhirnya pimpinan Departemen Pertahanan menyadari pentingnya teknologi dalam pertahanan negara. Ketika menanggapi RUU tentang Pertahanan Nasional dalam pertemuan yang diadakan Departemen Pertahanan sudah saya kemukakan bahwa harus ada peran teknologi yang lebih signifikan dalam penyusunan Pertahanan Nasional dibandingkan masa lalu. Dan itu harus jelas dalam UU Pertahanan Nasional yang akan datang. Perkembangan umat manusia menunjukkan peran ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin luas dan mendalam di setiap aspek kehidupan. Hal itu disebabkan karena manusia makin mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Juga dalam bidang militer hal itu terjadi. Sebagaimana dikemukakan Andrew Krepinevich telah terjadi 10 perubahan besar dalam dunia militer selama read more .....

Apr 1

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ringkasan 1. Keamanan Nasional adalah satu kondisi yang meliputi seluruh aspek keamanan negara dalam hal mana pertahanan dan keamanan dalam negeri dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Masalah utama yang kita hadapi belum tentu berupa serangan fisik militer yang harus dihadapi oleh TNI sebagai masalah pertahanan. Membatasi peran TNI pada kewajiban menghadapi serangan fisik militer dari luar berakibat kurang memanfaatkan kemampuan TNI untuk menghadapi masalah keamanan nasional lainnya. Boleh saja fungsi pertahanan ditetapkan sebagai fungsi utama TNI, tetapi TNI juga harus sanggup dan mampu memberikan perannya untuk menghadapi masalah keamanan nasional lainnya. 2. Subversi adalah usaha yang paling murah, paling mudah dan paling kurang risikonya untuk menundukkan negara lain. Namun keberhasilannya sangat tergantung pada kondisi masyarakat negara yang diserang. Dapat disamakan dengan dampak kuman terhadap tubuh manusia. Manusia yang kondisi tubuhnya sehat, terkendali read more .....

Apr 1

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo,  Anggota BPPN-Depdiknas PENDAHULUAN Makalah ini disajikan dalam Seminar Pendidikan yang mengambil tema “Peningkatan Mutu dan Efisiensi Pendidikan Dasar dalam rangka Standar Pelayanan Dasar”. Oleh para pembicara terdahulu telah dikemukakan pentingnya Pendidikan Dasar bagi bangsa Indonesia. Oleh sebab itu makalah ini tidak akan lagi membicarakan hal itu dan secara langsung mengemukakan berbagai faktor yang mempengaruhi terwujudnya Pendidikan Dasar yang Bermutu dan Efisien. Meskipun demikian masih terasa perlu untuk menegaskan bahwa tanpa Pendidikan Dasar yang meluas dan bermutu, satu bangsa sukar mencapai tingkat kemajuan dan kesejahteraan yang memuaskan. Sebaliknya di semua negara maju ada Pendidikan Dasar yang menjangkau semua anak didik serta mutunya tinggi. Sebab itu pembuatan Undang-Undang Wajib Belajar 9 tahun di Indonesia adalah tepat sekali. Akan tetapi sayang sekali pelaksanaannya kurang memadai sehingga menjadi kurang berguna bagi bangsa kita. Di masa depan perbaikan Pendidikan Dasar, read more .....

May 22

Oleh Sayidiman Suryohadiprojo Pandangan Umum Makalah ini merupakan satu pembahasan atas makalah Prof Suhartono yang berjudul Hubungan Sipil – Militer : Tinjauan Historiografis 1945 – 1998, Pola , Arah dan Perspektif yang dipresentasikan dalam Seminar Nasional tentang Mencari Format Baru Hubungan Sipil-Militer di Indonesia yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Indonesia. Hubungan Sipil-Militer adalah satu perkara yang amat penting bagi satu bangsa karena berpengaruh besar kepada ketahanan nasionalnya. Hal itu juga berlaku bagi bangsa Indonesia. Pengeritian Hubungan Sipil-Militer semula tidak dikenal di Indonesia dan baru dipergunakan setelah pengaruh dunia Barat, khususnya yang berpandangan liberal, makin kuat. Mula-mula itupun terbatas pada kalangan terpelajar yang banyak berhubungan dengan ilmu sosial yang berasal dari dunia barat. Akan tetapi lambat laun pengertian itu menyebar di semua kalangan dan sekarang sudah menjadi pengertian yang diakui dan read more .....

Mar 15

Sayidiman Suryohadiprojo PENDAHULUAN Sudah menjadi pandangan umum di seluruh dunia bahwa kehidupan umat manusia diliputi oleh ketidakpastian yang amat tinggi. Dalam keadaan demikian timbul pertanyaan apakah perencanaan masih ada gunanya. Sebab merencanakan sesuatu adalah satu usaha untuk mengatur sesuatu di masa depan yang sesuai dengan keinginan kita. Oleh sebab itu tidak dapat dilepaskan dari membuat pandangan ke masa depan. Berdasarkan pandangan itu ditentukan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Kalau ketidakpastian demikian kuatnya, masih mungkinkah dibuat pandangan ke masa depan yang cukup realistik dan obyektif. Kalau tidak demikian, maka tentu akan sukar menentukan langkah-langkah yang dapat direncanakan guna mencapai tujuan. Memang ketidakpastian merupakan faktor yang amat kuat dalam kehidupan manusia dewasa ini. Perubahan dalam segala bidang kehidupan dapat terjadi dengan amat cepat dan sukar diperkirakan sebelumnya. Namun demikian perencanaan tetap merupakan satu keperluan yang read more .....

Dec 23

PENDAHULUAN Dalam kehidupan di Indonesia terasa sekali betapa ada sekat-sekat antara berbagai sektor atau bidang kehidupan. Seakan-akan setiap sektor atau bidang kehidupan tidak hanya merupakan satu keutuhan tersendiri, tetapi juga tidak mempunyai relasi dengan sektor atau bidang kehidupan lain. Hal itu terdapat dalam setiap kegiatan bangsa, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta. Lingkungan pendidikan pun tidak berbeda dari yang lain. Makin terasa bahwa keadaan demikian tidak realistis sama sekali dan amat merugikan usaha untuk mencapai kehidupan yang bermutu. Hal demikian telah terbawa oleh pemikiran yang tidak sesuai dengan perkembangan bangsa dan umat manusia. Sebab dalam kenyataan kehidupan manusia merupakan satu keutuhan yang lengkap, meskipun terdiri dari aneka macam sektor yang terus berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Apalagi ketika umat manusia akan memasuki Abad ke 21 yang sekali gus merupakan permulaan dari satu millenium baru. Kalau kita bersedia untuk mempelajari kehidupan read more .....