Peserta Rapim TNI Terbatas Bersilaturahmi Dengan Para Sesepuh TNI

Posted by Admin on Friday, 22 September 2006 | Artikel

PUSPEN TNI (22/9) – Peserta Rapim TNI Terbatas tahun 2006 mengadakan silaturahmi dengan Sesepuh TNI di Gedung Serba Guna Mabes TNI AL Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (21/9). Silaturahmi tersebut merupakan suatu forum komunikasi antar Generasi 45, Generasi Penerus dan Generari Muda, sehingga terdapat Visi dan Persepsi tentang TNI dan ke Indonesiaan akan selalu terpelihara secara abadi.

Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan, terbentuknya pemahaman Bapak-bapak terhadap tugas dan tanggung jawab Generasi Muda TNI, terutama pada era Reformasi, secara tidak langsung akan bermanfaat bagi pelaksanaan tugas TNI. Sebaliknya kami pun akan selalu berusaha untuk menjadikan keteladanan Generasi 45, sebagai inspirasi bagi pelaksanaan tugas yang tidak semakin ringan saat ini dan pada masa yang akan datang. Dukungan moril dan pemikiran strategis selalu diharapkan oleh TNI bagi tetap kokohnya NKRI.

Sejalan dengan Reformasi Nasional yang muncul akibat tuntutan zaman, secara perlahan tapi pasti dan konsisten, TNI melaksanakan langkah-langkah Reformasi Internal dalam wujud penyempurnaan struktur dan doktrin serta perubahan kultur menuju TNI yang profesional selaku alat negara di bidang pertahanan dan keamanan yang bertugas menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa Indonesia.

Langkah-langkah reformasi yang dilaksanakan telah didukung satu Landasan yang kuat, yaitu UU No. 34 tahun 2004 yang mengatur TNI. UU tersebut telah memberikan Jastifikasi bagi TNI atas kesepakatan bersama, untuk mengukuhkan Jati Diri TNI di dalamnya, yaitu TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.

Sementara Sesepuh TNI Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo, dengan ceramahnya yang berjudul “Memantapkan Nilai-Nilai Kejuangan TNI Untuk Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa??? menyampaikan pesan agar semua anggota TNI baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif dalam TNI, senantiasa bersedia memberikan yang terbaik bagi tanah air dan bangsa Indonesia. Selain juga dapat mengajak dan memotivasi orang lain terutama anak cucu kita agar menjadi orang Indonesia yang mengusahakan prestasi dan keunggulan dalam bidang apapun yang dikerjakan, sebagai sumbangan kepada masa depan bangsa yang maju, adil dan sejahtera.

Selain itu Laksamana TNI (Purn) Arifin juga memberikan ceramah yang berjudul “Memantapkan Nilai-Nilai Kejuangan Prajurit Untuk Meningkatkan Soliditas TNI Dalam Rangka Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa???.

Menurut Laksamana TNI (Purn) Arifin, TNI hanya mengandalkan semangat pengabdian saja tidak bisa menyelesaikan permasalahan, sehingga perlu ditambah peralatan yang memadai. Agar TNI mampu melaksanakan tugas, tidak hanya diperlukan semangat pengabdian dan kejuangan tetapi harus memiliki peralatan tempur, ilmu tempur, ilmu-ilmu lain dan kemampuan menggunakan peralatan dan ilmu yang dimiliki.

Sementara dari Generasi Muda Kolonel Inf. Moeldoko menyampaikan makalahnya yang berjudul “Generasi Muda TNI Dalam Memandang Masa Lalu dan Masa Kini Guna Menapak Masa Depan???, yang menjelaskan tentang TNI ke depan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki sikap dan komitmen sebagaimana amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman “Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti sekarang ini, segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi dapat dilalui dengan selamat, kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot. Angkatan Perang Republik Indonesia lahir di medan perjuangan kemerdekaan nasional, ditengah-tengah dan dari revolusi rakyat dalam pergolakan membela kemerdekaan, karena itu, Angkatan Perang Republik Indonesia adalah ; Tentara Nasional, Tentara Rakyat dan Tentara Revolusi???.

Lebih lanjut Kolonel Inf. Moeldoko mengatakan, TNI yang diinginkan oleh semua pihak yang berkepentingan (stake holders) adalah TNI yang tidak meninggalkan jati dirinya. Terdapat 5 tesis yang dipromosikan menjadi visi TNI masa depan yaitu TNI yang kuat, TNI yang memiliki pengabdian yang tidak pernah padam, TNI yang solid, TNI yang dicintai rakyat dan TNI yang sejahtera.

Untuk mengimplementasikan komitmen generasi muda di era reformasi, juga tidak terlepas dari visi para Sesepuh TNI. Oleh sebab itu, kami Generasi Muda TNI selalu ingin mendapatkan bimbingan dan arahan dengan selalu menjalin silaturahmi yang abadi, sehingga memberikan kekuatan moral agar dapat menjadi sumber motivasi dan inspirasi dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan dalam rangka mewujudkan “era keemasan??? yang diharapkan.

Sesepuh TNI, mantan Menhan/Pangab/Panglima TNI/Wakil Panglima TNI yang hadir ; Jenderal TNI (Purn) Edi Sudradjat, Jenderal TNI (Purn) Wiranto dan Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi. Mantan Kasad yang hadir ; Jenderal TNI (Purn) R. Hartono, Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar dan Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS. Mantan Kasal yang hadir ; Laksamana TNI (Purn) M. Arifin, Laksamana TNI (Purn) Tanto Koeswanto, Laksamana TNI (Purn) Arief Kushariadi dan Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh. Mantan Kasau yang hadir ; Marsekal TNI (Purn) Rilo Pambudi. Mantan Pejabat Negara yang hadir ; Jenderal TNI (Purn) B. Luhut Panjaitan, Jenderal TNI (Purn) Hari Sabarno, Jenderal TNI (Purn) Ir. Drs. A.M. Hendro Priyono, S.H, S.E, MBA, Letjen TNI (Purn) Wiyogo Atmodarminto dan Laksdya TNI (Purn) Soedibyo Rahardjo. Veteran/Purnawirawan TNI/Polri yang hadir ; Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno dan Marsekal TNI (Purn) Ashadi Tjahjadi.

Source : http://www.tni.mil.id/news.php?q=opn&cid=NAS&id=113012006112163

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post